ALAMAT LENGKAP :

Jl. Hidup Baru No. 30 Sarua Lama Ciputat, Tangerang (masuk dari Plang SMAN 4 Ciputat)

Telp. 74637944,74637865, Hp. 085695196317

Rute Alamat Pemancingan Tambok Lobu

Rute yang bisa di lalui oleh setiap peserta adalah :

1. Dari arah Pondok Indah : anda menuju ke arah Pasar Ciputat, setelah melewati Ramayana anda tinggal memutar balik arah dan di pertigaan pertama anda belok ke kiri dari sana anda lurus saja, kurang lebih 4 Km begitu anda menemui jalanan Turunan kemudian Tanjakan, anda tinggal belok ke kiri kurang lebih 150 meter sebelah kanan akan ada plang SMA N 9 anda masuk ke dalam di sanalah Pemancingan berada.

2.  Melalui Tol TB. Simatupang anda keluar di Tol BSD : anda tinggal lurus saja dan mentok baru belok kiri anda tinggal mengikuti jalan tersebut lurus saja sejauh 4 Km baru anda lihat di sebelah kiri ada Plang SMA N 9 anda tinggal masuk kedalam jalan tersebut yang menuju Pemancingan Tambok Lobu.

3.  Bila anda melalui dari Kebon Jeruk : di Perempatan Cileduk bila ke kiri ke Pasar Kebayoran Lama, ke kanan ke Tangerang anda cukup lurus saja ke arah Ciputat atau Stasiun Sudimara (Jombang). Setelah melewati Stasiun Sudimara anda akan menemui jalan pertigaan ( Tanah Tinggal ) yang lurus ke arah Kampung Sawah, maka anda belok Ke Kanan ke arah Ciputat. 1 Km dari pertigaan tersebut sebelum turunan anda belok ke Kanan dan dari sana kurang lebih 150 Meter sebelah kanan Jalan anda ada plang SMA N 9 anda masuk kedalam di sanalah tempat Pemancingan Tambok Lobu.

4. Bila anda jalan dari arah Bogor atau Parung : di perempatan Pondok Cabe anda Lurus terus menuju ke arah Ciputat dan setelah belok ke kiri (di mana Lurus satu arah) di pertigaan anda kembali belok Kiri dan kurang lebih 150 Meter setelah melewati Jembatan Kecil anda belok ke kanan dan keluar di Samping Kuburan Kedaung, maka anda belok ke Kiri dan lurus saja kurang lebih 1,5 Km anda akan menjumpai jalan Turunan dan Tanjakan anda langsung belok Ke kiri dan anda lurus saja kurang lebih 150 Meter di sebelah kanan jalan ada Plang SMA N 9 maka masuk ke dalam dan di sanalah Pemancingan Tambok Lobu.

5. Bila anda dari Bintaro Jaya, bundaran Taman Bintaro Jaya anda menuju ke arah pintu Tol, sebelum masuk pintu anda akan belok ke kiri untuk menuju Kampung Sawah (karena belok kanan telah ditutup jalannya), Baru anda mengarah ke arah Ciputat. Begitu anda mendapati perempatan Kampung Sawah kalau lurus ke Pasar Ciputat, ke kiri ke Kampung Utan, maka anda belok ke kanan ke arah Jombang. kurang lebih 2 Km anda akan mendapati pertigaan (Tanah Tinggal), bila lurus ke arah Jombang (stasiun Sudimara) maka anda belok ke kiri dan jaraknya kurang lebih 1,5 Km. bila ada menemui jalan turunan maka sebelum jalan turunan tersebut anda belok ke kanan dan 150 dari situ bisa anda lihat plang di sebelah kanan SMA N 9, maka anda masuk ke dalam dan di sanalah Pemancingan Tambok Lobu.

Advertisements

Mancing : Joran Antena yang Praktis

Posted: February 6, 2011 in Fishing
Joran antenna adalah jenis joran yang memiliki bentuk seperti antenna televisi jaman dahulu yaitu bisa dipendekkan panjangnya. Dengan adanya joran antenna maka peralatan memancing  bisa dibuat menjadi lebih ringkas saat membawanya. Joran ini dapat dibawa kemana – mana dengan mudah karena dapat dimasukkan ke dalam tas pancing atau digabungkan dengan peralatan out door yang lain. 

Joran antenna terdapat dalam bentuk joran khusus air tawar maupun air laut. Joran antenna untuk air laut sedikit lebih mahal karena biasanya terbuat dari bahan yang lebih kuat seperti dari karbon maupun dari titanium. Penggunaan bahan yang kuat dan lentur tersebut dimaksudkan untuk menahan beban pancingan terutama pada saat memancing ikan di laut yang memang besar – besar. Joran untuk pemancingan laut biasanya sudah dilengkapi dengan pegangan dan spool sebagai penahan senar. Untuk dapat digunakan sebagai peralatan memancing, joran antenna laut sebaiknya juga menggunakan penggulung yang kuat untuk memudahkan pemancing saat menangkap ikan.

Namun penggunaan jenis antenna pada joran laut agak kurang disukai karena dengan joran ini kekuatannya sudah jauh berkurang mengingat terdapat sambungan diantara ruas – ruasnya. Dan karena biasanya joran memancing di laut tidak terlalu panjang dan lebih mengutamakan kekuatan pada batangnya dan umumnya pendek, maka para pemancing lebih menyukai bentuk yang tanpa sambungan. 

Joran antenna pada pemancingan tawar

Joran antenna yang digunakan untuk pemancingan air tawar bentuknya lebih sederhana, hanya terdiri dari beberapa ruas dan tanpa spool. Panjang joran tawar biasa ditawarkan dengan panjang mulai 1,8 m – 3,6 m dapat diringkas dan di pendekkan menjadi hanya kira – kira 60 cm saja. Dengan model pendek seperti ini joran memancing dapat di bawa ke mana – mana dengan lebih mudah.

Joran antenna tawar sekarang sudah dapat dibeli dengan harga yang murah di bawah kisaran 50 ribu per stick. Dan sekarang joran ini sudah menggantikan keberadaan joran lama yang menggunakan bambu atau stick yang ukurannya panjang. Segi kepraktisan dari sebuah joran antenna menjadi pilihan utama para pemancing. Merk  – merk yang bagus untuk joran air tawar yaitu Maguro, Falcon dll. Biasanya joran ini tersedia dalam dua bahan yaitu dari fiber glass dan dari karbon yang tentu saja harganya lebih mahal. Sebaiknya  anda mencari yang anti petir sehingga aman dipakai di pemancingan alam bebas. Selamat memancing (pemancing.com/puser)

Secara teori pemancingan di laut dapat dilakukan dalam setiap waktu, mengingat kegiatan memancing dapat dilakukan kepada berbagai jenis ikan secara acak. Kita tentu tahu bahwa ikan di laut memiliki kebiasaan makan yang berlainan, ada yang mencari makan di siang hari dan ada pula yang memiliki kebiasaan makan di malam hari. Sehingga tentu saja pencarian ikan dengan cara memancing sebenarnya dapat dilakukan kapan saja baik siang maupun malam. 

Pengaruh utama pemancingan di siang hari adalah adanya sinar matahari yang menyebabkan suhu air meningkat. Umumnya jika air semakin panas, ikan akan turun dan berada di tengah perairan dan bahkan berada di dasar perairan serta di sela – sela karang yang dijadikan perlindungan bagi ikan tersebut. Semakin terang matahari menyinari dan semakin tinggi suhu maka ikan mencari perlindungan di dalam air. Namun jika udara terlalu dingin, ikan juga menjadi malas makan. Suhu sedang antara 25 – 35 derajat celsius merupakan suhu terbaik bagi pemancingan

Biasanya ikan memiliki rasa lapar yang sangat jika pagi hari mulai datang, saat ia bangun dari tidurnya dan sedang aktif – aktifnya mencari makan ia akan menjadi agresif terhadap umpan ikan. Para pemancing yang memancing di laut biasanya menggunakan momen ini sebagai saat yang tepat untuk memancing karena biasanya ikan yang lapar akan memakan umpan kita dengan lebih cepat, dan jika beruntung anda bisa mendapatkan ikan sampai siang harinya terutama jika cuaca cerah. 

Sore dan malam hari adalah saat tersulit untuk memancing, penggunaan lampu dan alat penerang lain seperti petromaks dapat dijadikan alat untuk menarik perhatian cumi – cumi sehingga mudak dipancing. Pemancingan ikan dimalam hari hanya bisa dilakukan kepada ikan karang seperti ikan kakap, kerapu dan berbagai ikan karang lain semacam hiu totol. Cara pemancingan jenis jigging mungkin masih bisa dilakukan dengan umpan yang luminous atau berpendar di saat gelap.

Pemancingan memang tujuannya adalah untuk bisa mendapatkan ikan, dan dengan mengetahui pola waktu makan ikan yang tepat, kita bisa menentukan kapan kita bisa memancing, termasuk umpan apa saja yang dapat kita pakai untuk memancing. Kapanpun kita mau memancing asal mengetahui pola makan ikan, maka kita bisa mendapatkan ikan pancingan yang kita inginkan.

Sebagaimana kita ketahui, alat tangkap yang termasuk kepada perikanan pancing ini dapat dibedakan menjadi dua kategori :

1. Alat tangkap pancing berumpan
• Pancing tangan dan pancing ulur sederhana
• Alat pancing bergagang pancing
• Alat pancing dengan laying-layang
• Alat pancing gurita
• Alat pancing rawai (long line).

2. Alat tangkap pancing tanpa umpan
• Alat pancing tonda (troll line)
• Alat pancing huhate (pole and line)
• Alat pancing yang di tarik (drag line).

Adapun bagian-bagian pokok dari suatu alat pancing terdiri dari mata pancing, umpan dan tali pancing. Berbeda jenis alat pancingnya maka akan berbeda pula pelengkap sebagai tambahannya, seperti gagang pancing atau joran, pelampung, pemberat serta lain sebagainya. Selain itu, berbeda jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapannya, maka berbeda pula jenis alat pancing yang digunakan. Mengingat struktur alat tangkap pancing yang dapat dikatakan tidak rumit ini, maka variasi dari alat tangkap pancing ini pun akan banyak sekali, walau diatas telah dicobakan mengelompokkannya dalam dua kategori berdasarkan satu hal saja, yaitu dari segi umpan saja.

2.1.a. pancing tangan/ulur sederhana
Jenis pancing ini tersebar luas di Negara kita, bahkan dapat dikatakan tiap nelayan memilikinya paling kurang satu perangkat. Jenis ini ada yang menggunakan satu mata pancing peralat ataupun ada yang dengan beberapa mata pancing peralat. Jenis pancing ini ada yang dioperasikan dari suatu tebing di pantai, dari bebatuan yang ada di pantai, dari perahu maupun kapal. Beberapa jenis pancing dari kelompok ini yang ada di tanah air antara lain : pancing usep, pancing jegog, pancing mungsing, pancing gambur serta sejumlah penamaan lainnya. Jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan antara lain bambangan (kakap merah, snapper) ekor kuning (Caesio sp.), Caranx sp. Dan lain sebagainya.

2.1b. Pancing Berjoran (pole line)
Contoh yang dapat diketengahkan dari jenis bergagang pancing ini adalah pancing welesan. Panjang gagang dari jenis pancing ini 2-3 m lebih yang terbuat dari batang bamboo. Contoh lain adalah pancing tiger, pancing dewel, pancing sumbal, pancing pemaphav dan lainnya. Ikan yang menjadi tujuan penangkapan biasanya kakap merah ekor kuning, belanak, kakap serta lainnya.

2.1c. Pancing Dengan Layang-Layang (Kite Line).
Jenis pancing yang satu ini cukup unik,karena pada pengoperasiannya menggunakan laying-layang. Jenis pancing yang banyak dijumpai di pulau seribu (Jakarta), banten, sulawesi dan maluku ini umumnya dioperasikan dari sebuah perahu ataupun kapal kecil. Sebagai laying-layangnya, nelayan biasanya menggunakan daun kiter (Polypodium quercifollum), sebagai ganti ekor laying-layang, diikatkan tali pancing tanpa mata pancing sama sekali. Sebagai mata pancing dibuatkan jerat berumpan. Nelayan mengoperasikan alat ini sama seperti halnya orang bermain laying-layang. Layang-layang tersebut dinaikkan sedemikian rupa dan diusahakan agar ujung tali (yang berjerat dan berumpan) seperti bermain diatas air. Jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan yang umumnya berupa ikan cendro (Tylosurus melenotes blk) akan berusaha untuk dapat menangkap umpan tadi, hingga suatu saat ikan tersebut akan masuk ke dalam jerat dan tertangkap.

2.1d. Alat pancing gurita (Octopus Jigg)
Sesuai dengan namanya, jenis alat pancing ini ditujukan untuk menangkap gurita (octopus). Kita tahu, gurita merupakan salah satu komuditi mahal bagi restoran yang menyajikan “sea foods” maupun hidangan “sabu-sabu” yang harganya cukup “waaah”.pancing gurita ini sangat spesifik, karena pada badan alat pancingnya terdapat sekian banyak mata kail yang melengkung dan mencuat ke atas. Melalui tali pancing yang panjang, maka alat pancing yang bermata banyak tersebut diturunkan pada lokasi yang diduga banyak dihuni gurita, yang umumnya pada karang bergua-gua batu, sedikit disebelah atas mata pancing tersebut ditautkan beberapa ikan umpan pada tali pancing. Manakala gurita tengah sibuk memakan umpan-umpan tadi, melalui sentakan mendadak, akan memungkinkan gurita akan tersangkut pada mata pancing.

2.1e. Alat pancing rawai (Long Line)
Ayodhyoa (19720, Sainsbury (19680, Von Brandt (1972) maupun Nedeleo (1990) mengetengahkan bahwa jenis alat tangkap pancing yang di Indonesia ini umum dikenal sebagai pancing perawe ataupun prawe ini, bila dilihat dari segi teknisnya dan beragam alat Bantu yang digunakan, sangatlah berkembang dengan pesat. Hal ini dikarenakan kemampuannya untuk dioperasikan baik dilaut selasar benua maupun di laut lepas. Selain itu, ikan yang menjadi tujuan penangkapan utamanya adalah jenis ikan ekonomis penting, utamanya adalah jenis-jenis ikan tuna. Tidak mengherankan bahwa bila yang kita maksudkan adalah longlinemaka secara ototmatis diartikan “Tuna long line”. Hasil tangkapan yang diperoleh sebenarnya tidaklah mutlak jenis tuna semata, karena tidak jarang tertangkap juga jenis-jenis ikan lain seperti cucut, pari, layaran, setuhuk, ikan pedang atau ikan todak serta lain sebagainya.

Sehubungan dengan jenis alat tangkap ini, ternyata terdapat sejumlah variasi baik dalam hal ukuran, struktur maupun besar-kecil serta jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapannya. Berdasarkan besar-kecilnya alat tangkap long-line ini, Anonimous (1971) Membedakannya menjadi :
a. Onawa (long line besar). Long line besar ini ditujukan untuk menangkap jenis-jenis tuna berukuran besar dengan kisaran bobot 30-100 kg seperti jenis bluefin tuna, tuna mata besar (Bigeye tuna), Madidihang (Yellowfin Tuna) serta lainnya ;
b. Tombonawa (Albacore long line) yang sesuai dengan namanya, lebih banyak dikhususkan untuk menangkap jenis ikan albakora. Jenis ikan albakora yang menjadi sasaran penangkapan umunya dengan kisaran bobot tubuh 10-20 Kg.
c. Meijinawa (Meiji Long line). Sasaran penangkapan adalah jenis-jenis tuna berukuran bobot tubuh lebih kecil daripada kedua jenis long line terdahulu, yaitu yang berbobot antara 3-10 Kg. jenis long line ini pada dasarnya hamper tidak berbeda dengan jenis tombonawa (Albacore long line), bahkan dikarenakan banyak memperoleh perbaikan maka umum juga dikenal sebagai “improved long line”. Selain berbeda dalam hal ikan yang menjadi tujuan utamanya, juga berbeda dalam hal jumlah branch line atau tali cabang yang digunakan.

Pengklasifikasian long line lainnya ada yang mendasarkannya pada faktor kedalaman perairan tempat mengoperasikannya. Sehubungan dengan hal ini, maka dikenal :
a. jenis long line yang dioperasikan pada lapisan di bawah permukaan (sub-surface layer) ataupun pada perairan dangkal. Jenis long line ini diduga biasa dikenal sebagai “Albacore type long line” ;
b. jenis long line yang dioperasikan pad perairan dalam. Jenis ini dikenal sebagai “Black tuna type long line”. ( Shapiro, 1950 dalam tambunan 1964).

Pembagian jenis long line lainnya, adapula yang mendasarkan pada cara bagaimana long line tersebut dioperasikan, apakah perentangannya ditetapkan dengan adanya pelampung dan jangkar ataukah jenis long line tersebut dibiarkan terhanyut di ayun dan dihanyutkan oleh adanya arus. Berdasarkan hal ini maka pembagiannya adalah :
a. Jenis long line yang ditetapkan (Set long line) ;
b. Jenis long line hanyut (Drift long line) (Ayodhyoa, 1972 ; Sainsbury, 1968 ; von Brandt, 1972 ; Nedelec and Prado, 1990).

Walau dikatakan bahwa jenis long line sangatlah berfariasi baik dalam hal ukurannya, cara pengoperasiannya, daerah penangkapannya, jenis ikan yang menjadi tujuan maupun tradisi lokal, sainbury (1968) membedakan long line utamanya pada lapisan kedalaman tempat alat tersebut dioperasikan. Beliau menggklasifikasikannya menjadi :
a. sub surface long line. Long line ini leluasa dioperasikan pada lapisan air dibawah permukaan menurut kedalaman yang dihendaki berdasarkan pengetahuan kedalaman renang ikan yang menjadi tujuan penangkapan ;
b. Bottom long line. Long line ini direntang dekat maupun didasar perairan.

kecenderungan daerah asal long line mendasari penggolongan long line yang di tempuh oleh von Brandt (1972) :
a. Long line Eropa yang ditujukan untuk belut dan sidat Eropa ;
b. Long line dengan rangkaian lampu pada jarak tertentu ;
c. Jenis long line Portugis, long line ini diatur sedemikian rupa sehingga posisi long line ini terangkat dari dasar perairan.

2.2 . Alat tangkap pancing tanpa umpan
a. Alat pancing tonda ( Troll line )
b. Alat pancing huhate ( Pole and line )
c. Alat pancing yang ditarik ( Drag line )
2.2.a. Pancing tonda ( Troll line )

Alat tangkap ini ditujukan untuk menangkap jenis-jenis ikan palagis yang biasa hidup dekat permukaan, mempunyai nilai ekonomis tinggi dan mempunyai kualitas daging setengah mutu tinggi. Jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan antara lain jenis ikan bonito ( Scomberomerous sp. ), tuna, salmon, cakalang, tengiri dan lainnya. Melalui bagian belakang maupun samping kapal yang bergerak tidak terlalu cepat, dilakukan penarikan sejumlah tali pancing dengan mata-mata pancing yang umumnya tersembunyi dalam umpan buatan. Ikan-ikan akan memburu dan menangkap umpan-umpan buatan tersebut, hal ini tentu saja memungkinkan mereka tertangkap.

Sainsbury ( 1986 ) menegaskan bahwa kunci keberhasilan penangkapan umumnya banyak ditentukan oleh :
– Kemampuan pendugaan tempat-tempat pengkonsentrasian daerah yang banyak didiami jenis-jenis ikan menjadi tujuan penangkapan ;
– Kesiapan ikan-ikan untuk memekan umpan ;
– Kemampuan untuk mengetahui keadaan suhu dan gradiasi suhu maupun termoklin yang ada di daerah penangkapan tersebut, karena ikan-ikan pelagis yang hidup dekat permukaan ini umumnya sangat sensitif terhadap hal ini ;
– Bunyi yang dihasilkan baik oleh mesin maupun propeler kapal dapat mengganggu dan mengusir ikan-ikan yang membuntuti kapal yang sedang dioperasikan. Sehubung dengan hal ini, perahu atau kapal yang digerakan oleh tenaga layar tampaknya justru akan lebih baik.

Jenis ikan yang menjadi sasaran pada pemancingan di lapisan tengah tidak berbeda dengan pemancingan di dekat permukaan. Dengan demikian, lokasi pemancingannya pun tidak berbeda sehingga penentuan lokasinya hampir sama. Memancing di lapisan tengah sering dilakukan di perairan yang telah diketahui ada ikannya seperti di perairan yang memiliki karang atau disekitar rumpon. Oleh karena itu, jenis ikan yang tertangkap adalah jenis ikan yang senang hidup di perairan tersebut seperti ikan tuna, sunglir, dan lemadang. Tidak jarang memancing di lapisan tengah dilakukan di sekitar bagan milik nelayan. Kapal di ikatkan pada bagan sementara si pemancing dapat melakukan aktivitasnya.
Kapal untuk memancing di lapisan tengah tiadak perlu di desain khusus, kecuali untuk pemancing ngocer. Karena pemancingan ngocer menggunakan umpan hidup, maka kapal harus dilengkapi dengan tempat penyimpanan umpan. Tempat ini sebaiknya berada di dalam kapal dan memungkinkan air laut bisa diatur sirkulasinya. Dengan sirkulasi air yang baik, umpan akan bertahan hidup dalam waktu yang agak lama.

Jenis kapal apa saja dapat digunakan. Disini kapal hanya berfungsi sebagai sarana transportasi dan tempat berteduh saat memancing. Apalagi pemancingan yang dilakukan di sekitar rumpon, kapal sering kali diikatkan pada rumpon. Bahkan, untuk rumpon yang mempunyaipelampung cukup kuat, sering kali si pemancing melakukan kegiatannya ditas pelampung/rakit rumpon.

Pancing dan umpan

Jenis pancing ulur gulung sangat cocok digunakan untuk memancing dilapisan tengah. Pancing ulur ini tidak dilengkapi dengan joran, hanya terdiri dari gulungan, tali pancing, dan mata pancing. Besarnya pancing yang digunakan tergantung pada jenis ikan yang akan dipancing. Dalam satu tali pancing bisa digunakan lebih dari satu mata pancing. Pemancingan akan berhasil bila menggunakan umpan sungguhan, baik berupa potongan ikan, ikan kecil, cumi-cumi, atau udang. Namun, kadang-kadang ada juga yang menggunakan umpan tiruan dari bulu ayam atau tali rafia.

Ngocer juga sering dilakukan pada pemancingan dilapisan tengah. Pancing yang digunakan untuk ngocer dapat dilengkapi dengan joran atau tanpa joran. Yang menjadi ciri khusus pemancingan ngocer adalah digunakannya umpan hidup. Umpan bisa berupa ikan kembung, layang, cumi-cumi, atau udang. Umpan hidup ini dapat dibeli pada nelayan yang mengoperasikan bagan atau sero di laut.

Cara memancing

Memancing di lapisan tengah, sekitar rumpon, sangat mudah. Kapal bisa ditambatkan pada rakit rumpon, kemudian pemancing dapat melakukan kegiatannya. Pemancingan bisa dilakukan dari atas kapal atau rakit rumpon. Pemancingan pancing ulur atau golong dimulai dengan memasang umpan pada mata pancing. Setelah umpan terpasang baru diturunkan ke laut sambil diulur talinya. Panjang tali pancing yang digunakan tergantung pada kedalaman ikan yang menjadi sasaran.

Tidak semua jenis ikan pelagis senang hidup di dekat permukaan. Kadang-kadang ikan ini berada di perairan yang lebih dalam. Oleh karena itu, penentuan panjang tali pancing sangat menentukan jenis ikan yang tertangkap. Untuk ikan kembung,tongkol, cakalang, dan lemadang tali pancing tidak perlu diulur terlalu panjang. Akan tetapi, untuk ikan tuna dan marlin diperlukan tali pancing yang lebih panjang karena ikan jenis ini kadang-kadang berenang di lapisan pertengahan.

Pada teknik pemancingan ngocer kegiatan dimulai dengan pemasangan umpan hidup. Umpan hidup dikaitkan pada mata pancing, lalu dimasukan ke laut. Bersamaan dengan itu tali pancingnya diulur. Karena masih hidup, maka umpan akan berenang ke sana ke mari sehingga dapat menarik perhatian ikan pemangsa yang berada di sekitar kapal. Ngocer sebaiknya dilakukan pada perairan yang telah diketahui ada ikannya seperti di perairan karang atau di dekat rumpon. Pemancingan seperti ini juga sering dilakukan setelah menonda, apabila banyak ikan yang mengikuti jalannya kapal.

Penarikan tali pancing pada pemancingan di lapisan tengah hampir sama dengan penarikan tali pancing tonda karena jenis ikan yang tertangkap hampir sama. Demikian juga dengan penanganan ikan setelah dinaikan di atas kapal. Memancing ikan di lapisan tengah bisa dilakukan pada siang ataupun malam hari.

Wisata Yang Menarik di Pulau Bidadari

Posted: February 6, 2011 in Fishing

Pulau Bidadari adalah tempat yang sangat asyik untuk liburan keluarga, rekreasi karyawan perusahaan dan pertemuan atau kegiatan lain yang dapat dilakukan dalam rangka bersenang-senang. Satu fasilitas unik yang ditawarkan sebagai satu-satunya di Indonesia adalah pelatihan outbound atau team building chalange Matra Bahari (dasar laut) yang terletak di Kepulauan Seribu. Harga rata-rata paket perjalanan liburan di Pulau Bidadari Resort antara 500 ribu hingga 1,4 juta per orang, termasuk: Boat PP, Welcome Drink, Lunch, Asuransi, Soft drink, Pajak & Service, Soft Drink.

Perjalanan menuju Pulau Bidadari Resort tidak membutuhkan waktu yang lama karena masih berdekatan dengan daratan Jakarta. Dari dermaga marina Taman Impian Jaya Ancol, perjalanan menuju ke Pulau Bidadari resort ini hanya membutuhkan waktu setengah jam dengan menggunakan kapal cepat (speedboat) milik pengelola pulau. Karena dekat dengan Jakarta, pengunjung yang datang ke Pulau Bidadari Resort ini ada yang menggunakan jetski.

Dalam satu hari setidaknya ada dua hingga tiga kali keberangkatan kapal dari dermaga Marina Ancol dan dari Pulau Bidadari Resort. Jadwal keberangkatan kapal, paling banyak pada hari Sabtu sedangkan pada hari biasa, jadwal keberangkatan kapal hanya dua kali.

Berbeda dengan resor lainnya, Pulau Bidadari Resort memiliki cottage yang berada di atas laut atau yang dikenal dengan cottage apung (floating cottage). Cottage ini berupa rumah panggung di atas air layaknya perkampungan nelayan. Selain itu, di Pulau Bidadari Resort ini juga terdapat cottage di darat yang terdiri dari dua model yakni model panggung dan bukan panggung. Cottage model panggung didesain mirip dengan rumah adat minahasa.

Bila ingin berwisata air maka di Pulau Bidadari Resort bisa bermain dengan banana boat, jetski, kano atau kayak laut dan sejumlah aktivitas lainnya seperti memancing dan berenang di pantai.

Di bibir pantai terdapat sejumlah pendopo untuk tempat duduk bersantai atau sekedar rebahan melepas kepenatan dan menikmati sejuknya hembusan angin pantai. Pulau Bidadari Resort juga memiliki taman yang berada di bawah rindangnya pohon-pohon sehingga tak perlu khawatir akan kepanasan.

Selain memiliki resort, terdapat juga peninggalan-peninggalan bersejarah dari zaman penjajahan Belanda menjadi daya tarik tersendiri di Pulau Bidadari .

Liburan telah tiba. Mengapa Anda tidak mencoba berlibur ke Kepulauan Seribu? Salah satu tempat yang relatif murah yang dapat Anda kunjungi adalah Pulau Pramuka, pusat pemerintahan Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Mengapa disebut tidak mahal? Anda dapat memilih salah satu dari tiga paket wisata bahari yang dikemas dengan harga relatif terjangkau.

Misalkan Anda memilih paket dua hari satu malam, Anda “hanya” membayar Rp 400.000 per orang, tetapi sudah dapat menikmati obyek wisata bahari, snorkling, sudah termasuk biaya transportasi, akomodasi (AC/TV), dan logistik (empat kali makan).

Pengunjung berangkat dari Muara Angke menggunakan kapal penyebrangan ke Pulau Pramuka, penyebrangan ke Pulau Pramuka butuh waktu dua setengah jam.

Anda dapat berkenalan dengan biota laut langka, tukik, atau anakan penyu sisik dan melihat Laboratorium Hatchery Biota Laut Langka. Juga dapat memberi makan penyu dan melepas tukik ke laut.

Pengunjung dapat mengenali jenis mangrove dan lamun, termasuk menanamnya. Juga dapat melakukan transplantasi karang hias bermetode rockpile yang mudah, murah, ramah lingkungan dengan tingkat keberhasilan tinggi. Mangrove, lamun, dan karang merupakan tiga ekosistem laut yang berperan penting membangun ekosistem laut Kepulauan Seribu.

Selain menikmati panorama alam bahari dan budaya masyarakat Kepulauan Seribu, pengunjung juga dapat mengenal snorkeling. Kesempatan ini membuat banyak orang makin cinta bahari karena mereka dapat melihat terumbu karang dan ikan hias lebih dekat. Aktivitas ini dapat Anda lakukan di Pulau Semak Daun atau Pantai Pulau Pramuka.

Pengunjung dapat membakar ikan dan membuat api unggun. Bayangkan, makan ikan bakar di pinggir laut, apa enggak asyik tuh?

Yang juga menarik, Anda dapat melihat lokasi budidaya perikanan dan kelautan seperti ikan konsumsi (bandeng dan kerapu). Pengunjung dapat belajar bagaimana proses budidaya ikan konsumsi skala kecil dan skala industri milik PT Nusa Ayu Karamba, termasuk atraksi cabut duri bandeng dan membawa oleh- oleh Bandeng tanpa duri yang sudah terkenal lezatnya.

Keuntungan mengikuti paket murah ini, para pengunjung ngak usah repot lagi cari penginapan, bayar kapal penyebrangan, sewa kapal buat snorkling, sewa alat untuk snorkling dan ngak usah bingung untuk cari makan. Semua sudah disediakan oleh pengelola paket murah.

Nah, isilah liburan Anda dengan menikmati wisata bahari yang murah meriah.
(pulauseribu.net)

PAKET MURAH KE PULAU SERIBU :
Phone: (021) 3292 88 33 – 085814717642 ( yudi)
SMS: +62 856 910 90 920

Paket Murah dua hari satu malam di Pulau Pramuka :
– 1 s/d 10 orang Rp. 450.000/orang
– 1 s/d 20 Orang Rp. 425.000/orang
– 1 s/d 30 orang Rp. 400.000/orang

Fasilitas :
– Kapal Via Muara Angke Pergi Pulang (PP)
– Welcome Drink
– Makan 4X Prasmanan
– Penginapan/Home Stay
– Snorkling
– Sewa tradisional boat
– Mengunjungi Penangkaran Penyu Sisik
– Alat/tempat bakar ikan saat malam hari
– Guide/Pemandu
– Sepeda